Pelatihan Teknologi Internet of Things Menuju Masa Depan Digital

PapayanPOL – Dimasa yang sudah modern ini, internet sangat berperan penting dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai instansi seperti perbankan, pendidikan sekolah, sistem administrasi pemerintahan, toko online, pertanian hingga profesi influencer media sosial yang beroperasi melalui internet.

Pembukaan Pelatihan oleh Perwakilan Keminfo Pusat serta Kepala Dina Kominfo Jawa Barat Melalui Zoom. ( foto by doc desa )

Dilansir dari Balai Pelatihan dan Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Internet of Things memiliki pengertian bahwa internet telah berintegrasi ke berbegai peralatan elektronik manusia yang memungkinkan untuk “ditanami” internet. Membuat IoT menjadi jaringan raksasa yang menghubungkan berbagai macam hal. Kegiatan yang bertemakan ” Literasi Adopsi Teknologi Digital (LATD) dilaksanakan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika RI dengan dihadiri peserta dari perangkat desa, Karang taruna, PKK, serta Kader Posyandu. Pelatihan dibuka oleh perwakilan dari Kementrian Kominfo Pusat Aris Kurniawan serta Kepala Kominfo Jawa Barat Setiaji,ST,M,SI Melalui Zoom.

Peserta sedang praktek membuat salah satu IoT Sensor PH Tanah. ( foto by doc desa )

Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari mulai dari 18-19 Agustus. Tujuan dari pelatihan ini untuk menggali potensi apa saja yang ada di desa papayan khususnya bagi kaum muda yang masih terpedam dalam pengembangan Tekhologi internet. Menurut pemateri, Andri Johandri , Pemerintah papayan sudah tepat dengan memilih Pelatihan IoT ini, pasalnya desa ini sudah termasuk ke dalam desa digital. Pada kesempatan ini , para peserta diperkenalkan pada alat-alat yang biasa digunakan untuk menciptakan teknologi berbasi IoT. Bagi Kaum muda diajarkan untuk membuat alat sensor pengukur PH Tanah ( Pertanian), cctv rumah, serta alat sensor anti maling motor, bagi ibu-ibu kader Posyandu diajarkan untuk membuat alat sensor berat badan bayi. Diharapkan nantinya para peserta bisa mengembangkan ilmu yang sudah didapatnya sehingga nntinya bisa menciptakan alat yang membantu perekonomian mereka.(23/08/21)

 

 

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan