Hasil Panen Padi MSP dengan Pupuk Organik Sangat Memuaskan

Pemulia Padi MSP, Ir. Surono Danu saat Kunjungan ke Agricamp Papayan Desa Papayan Kec Jatiwaras Tasikmalaya
Salah satu warga sedang ngagebug pare ( dalam bahasa indonesia memukul padi ). foto : doc desa

PapayanPOL – Lahan sawah percobaan atau Demplot penanaman padi varietas unggulan Mari Sejahterakan Petani (MSP) di lahan petani Desa Papayan Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya  membuahkan hasil sesuai harapan. Panen padi MSP 1 dan 9  di lahan seluas 2  hektar (ha) tersebut menunjukkan hasil padi sebanyak 8,8 ton per ha.

“Kalau riilnya bisa mencapai 6,8 ton Gabah Kering Panen (GKP) ,” kata Endang  ,  ( Ketua Kelompok Agricamp Papayan )  yang menanam padi MSP di sawahnya,

Menurut Endang , hasil panen yang memuaskan tidak lepas dari perlakuan terhadap tanaman padi MSP dengan Pupuk Organik. Mahalnya pupuk kimia menjadi solusi bagi petani untuk Kembali menggunakan pupuk organik . bisa menekan operasional dalam pemeliharaan padi apalagi situasi saat ini harga gabah anjlok .

Penampakan Padi MSP 1. (foto : doc desa)

Sementara,  Kania salah satu PPL dari Dinas Pertanian  Kab Tasikmalaya  mengatakan, dari hasil tiga sampling di sawah , dalam pengubinan tanaman padi MSP 1dan  dengan menggunakan  Pupuk Organik hasilnya sangat bagus. Dari sampling yang diambil sebidang 2,5 x 2,5 meter tiap sampling, menghasilkan rata-rata sekira 5,4 hingga 5,7 kg.

Di sisi lain, Sumarna (Kades Papayan)  mengungkapkan, penggunaan Pupuk Organik ) membuat tanaman padi lebih sehat, meski padinya sudah merunduk (berisi), namun daun padi nampak masih segar,

“Saya menghitung bulir MSP 1ini ada 358 hingga  365-an bahkan ada juga yang 287. Anakannya sekitar 37 hingga 54. Sebagian besar tumbuh malai 80  hingga 90%. Soal hama di wilayah ini memang begitu rentan bagi tanaman padi, tapi dengan benih MSP ini, cenderung lebih tahan hama,” tutupnya.(24/06/21)

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan