Tradisi Larangan Mistis Yang Masih Melekat Di Kp Demunglandung

PapayanPOL – Dusun Demunglandung merupakan salah satu dusun yang ada di Desa Papayan. Terletak di wilayah kantor Desa Papayan, terdapat 2 ke RW-an yaitu Kp Desa Kolot RW 001 dan Kp Cigunung RW 007. Daerah ini cukup luas dan berlokasi sangat strategis, berdampingan langsung dengan Kecamatan Sukaraja. Di Dusun ini terdapat 2 potensi alam yaitu Sungai Ciwulan dan Makom Bumi Rongsok.

memukul Gamelan merupakan salah satu larangan yang ada di Kp demunglandung. ( foto google )

 

Demunglandung dahulunya merupakan perkampungan yang penduduknya beragama Hindu. Selain itu, Kampung ini juga tempat bertemunya para pengembang agama islam. Diantaranya Eyang Dalem Raksabaya. Beliau dimakamkan di area Makom Bumi Rongsok.

 

Bp Amir Sumaryono sesepuh Makom Bumi Rongsok.

Menurut salah satu sesepuh Makom Bumi Rongsok, Bp Amir Sumaryono “Bagi Kami Kp Demunglandung merupakan sejarah budaya yang kami hormati dan hargai sampai saat ini, teruatama tardisi Larangan-larangan dari leluhur terdahulu. Sampai saat ini, tradisi tersebut masih dijaga oleh masyarakat Desa Papayan terutama oleh warga Kp Demunglandung.”Ungkapnya.

Salah satu larangan yang masih dihormati yaitu dilarang membunyikan atau memukul gamelan dan tidak mengadakan pertunjukan semacam wayang-wayangan. Kalau saja larangan tersebut dilakukan, maka konon akan terjadi bencana badai yang sangat besar. Sampe saat ini kebenenaranya belum bias dibuktikan, akan tetapi masyarakat Kp Demunglandung tetap tidak melanggar larangan tersebut.(05/11/18)

#uupemajuankebudayaan #objekpemajuankebudayaan

Facebook Comments